Juminten Sang Mamah Muda Rela Banting Tulang, Suami Malah Jadi Pengangguran Hidung Belang

Cumaisenk - Juminten -bukan nama sebenarnya- adalah tipe istri pekerja keras. Wanita berusia 23 tahun itu rela membanting tulang demi menghidupi rumah tangganya.

Namun, kerja keras Juminten tak diimbangi ikhtiar suaminya. Sebut saja suami Juminten itu dengan panggilan Gareng, pria pemalas yang doyan judi dan main perempuan.

Saat awal berumah tangga pada 2017, Juminten dan Gareng hidup bahagia sebagaimana pasangan yang baru menikah. Setahun kemudian, pasutri itu dikaruniai seorang anak.

Namun, rumah tangga Juminten dengan Gareng justru mulai goyah ketika sudah ada momongan. Pemicunya ketika Gareng kehilangan pekerjaan.

Semula Juminten masih memaklumi Gareng yang tak lagi memberikan nafkah lahir. Sebab, mendapatkan pekerjaan bukanlah perkara mudah.

Oleh karena itu, Juminten memutuskan bekerja guna mencukupi kebutuhan sehari-hari. Dia menjadi tulang punggung keluarga, sedangkan Gareng berstatus penganggur.

“Dia mengganggur enggak mau kerja. Saya dimintai uang terus,” kata Juminten saat ditemui di Pengadilan Agama (PA) Klas IA Surabaya, beberapa pekan lalu.

Gareng selalu menggunakan alasan mencari pekerjaan ketika meminta uang kepada Juminten. Tentu saja Juminten rela mengeluarkan uang demi membiayai ikhtiar suaminya.

Lama-kelamaan, Juminten makin sering memberi uang kepada suaminya. Walakin, Gareng tak kunjung memperoleh pekerjaan baru.

Dari situlah rumah tangga Juminten dengan Gareng mulai gonjang-ganjing. Ternyata, Gareng keluar rumah berbekal uang dari Juminten bukan untuk mencari kerja, melainkan berjudi.

“Siapa yang enggak jengkel sama suami kayak begitu. Saya enggak dinafkahi. Uang yang saya kasih itu dibuat judi,” tutur Juminten.

Namun, bukan itu saja yang membuat Juminten jengkel. Sebab, Gareng juga pria hidung belang.

Pria berusia 32 tahun itu menggunakan uang pemberian istrinya untuk berselingkuh. Tentu saja Juminten tak bisa menerima kelakuan Gareng.

“Wis cukup sak mene wae, wis enggak nafkahi (sudah cukup sekian saja, sudan tiodak memberi nafkah, red), malah berselingkuh,” kata Juminten. (jp)

Comments